Dinkes Bali Kembangkan Pengobatan Alternatif di Puskesmas

Penulis: Antara/Ririn Indriani

Memadukan pengobatan medis dengan herbal, pijat, akupuntur dan spa.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan mengembangkan pengobatan alternatif pada semua puskesmas di Pulau Dewata.

“Pengobatan alternatif ini, memadukan pengobatan medis dengan penggunaan obat-obatan tradisional, teknik akupuntur, spa dan pijat,” kata Kepala Unit Pelayanan Terpadu Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali, dr Ida Ayu Ratnawati MPh, di Denpasar, Senin (11/3).

Ia menyampaikan hal tersebut di sela inspeksi mendadak Gubernur Bali Made Mangku Pastika beserta jajaran ke UPT Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali (JKMB).

“Kantor UPT ini menjadi tempat pelatihan bagi para dokter puskesmas yang akan menerapkan pengobatan alternatif tersebut. Semua peralatannya tersedia di sini. Pengobatan ini direncanakan akan dikembangkan pada 118 puskesmas di Pulau Dewata,” sambung Ida Ayu.

Para dokter, lanjut dia, sejauh ini belum semuanya mendapatkan pelatihan pengobatan alternatif itu sehingga ke depannya pelatihan serupa akan terus diadakan.

“Dokter-dokter di kawasan Kota Denpasar saat ini terlihat sudah terlatih memadukan jamu untuk pengobatan pasien mereka. Sedangkan dokter di Kabupaten Jembrana dan Bangli telah terlatih dalam teknik pemijatan,” jelas Ida Ayu.

Ia menyadari, diperlukan waktu untuk mengembangkan pengobatan alternatif pada seluruh puskesmas yang ada di Pulau Dewata.

“Walaupun demikian, pengobatan jenis ini menjadi hak masyarakat dan perlahan-lahan akan terus kami kembangkan. Kami juga akan menanam lebih banyak tumbuhan obat-obatan,” imbuhnya

Untuk optimalisasi penerapan pengobatan alternatif di tiap-tiap puskesmas, Ida Ayu berharap, pemerintah kabupaten/kota dapat menyusun peraturan daerah (perda) tentang pengobatan alternatif. Saat ini hanya Kabupaten Gianyar yang sudah memiliki perda itu.

Di sisi lain, ia mengatakan, UPT Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali yang resmi dioperasikan 18 Januari 2012 ini juga melayani kesehatan olahraga. “Masyarakat yang ingin mengecek kesehatannya sebelum berolahraga bisa ke sini,” ujarnya.

UPT, ke depannya pun berfungsi sebagai lembaga terpadu yang mengintegrasikan data pelayanan jaminan kesehatan yang ada, yakni Jamkesmas, Jampersal dan Jaminan Kesehatan Bali Mandara,” tutup Ida Ayu.

Sumber: http://www.beritasatu.com/kesehatan/36482-dinkes-bali-kembangkan-pengobatan-alternatif-di-puskesmas.html

Tentang ipbkpm

Mengabdi sampai akhir bagi kesejahteraan rakyat Indonesia
Pos ini dipublikasikan di Info Kesehatan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s